Wisata Alam

Tiga Mata Air Panas di Cipatujah

Kabupaten Tasik | Kecamatan Cipatujah ternyata bukan hanya memiliki pantai atau kekayaan alam melimpah berupa pasir besi. Salah satu kecamatan di ujung selatan Kabupaten Tasikmalaya ini rupanya mempunyai sumber air panas alami.

Mirip di Gunung Galunggung atau Ciawi. Keduanya ada di Kabupaten Tasikmalaya. Malah, air panas yang di Cipatujah kadar belerangnya terbilang tinggi. Lantas, dari mana sumber air panas tersebut, mengingat Cipatujah jauh dari gunung berapi?

“Kata para ahli, uratnya dari Galunggung,” jawab Abdul Amatinul Mutaam, warga Kampung Cipanas, Desa Cipanas, Kecamatan Cipatujah. Pria berusia 61 tahun yang akrab disapa Bah Hehe itu menyebutkan, air panas tersebut memiliki tiga mata air. Namun, kendati jaraknya berdekatan, kadar panasnya berbeda-beda.

Sepengetahuannya, sumber air panas yang letaknya sekitar tujuh kilometer dari pantai Ciheras, Cipatujah, itu sudah ada sejak lama. Namun, mulai dibangun kamar-kamar mandi pada 2004. Ada tiga bangunan memanjang yang terpisah-pisah. Sayang, kondisinya kumuh. Beberapa kamar tidak bisa digunakan, karena pintunya rusak. Closet di dalam kamar mandi pun malah ditutup pasir.

Kendati begitu, kata Bah Hehe, tempat tersebut sering dikunjungi warga. Bukan hanya dari Cipatujah, tapi juga Garut, Cikalong, Pangandara, bahkan Jakarta. “Mereka biasanya malam-malam ke sininya. Kebanyakan yang punya penyakit kulit,” sebutnya. initasik.com|ashani/asm

Komentari

komentar