Peristiwa

Ulah Bupati

Kabupaten Tasik | Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, membuat ulah yang tidak elok. Ia meninggalkan Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) FH Bambang Soelistyo, yang sengaja bertamu ke Kabupaten Tasikmalaya, Rabu, 11 Maret 2015.

Bambang tidak sendiri. Ia datang bersama anggota Komisi V DPR RI, Nurhayati, dan rombongan menggunakan helikopter. Orang nomor satu di badan pencari dan penolong korban bencana itu bertandang ke Kabupaten Tasikmalaya untuk membicarakan hal penting terkait pembangunan pos SAR di wilayah Priangan Timur.

Namun, tuan rumah tidak pandai menghormati tamu. Uu beralasan, ia sedang ditunggu agenda lain. “Mohon maaf, saya tidak bisa sampai tuntas dalam kegiatan ini. Saya ada kegiatan pertemuan alim ulama di Pondok Pesantren Sukahideng. Beliau mengharapkan kehadiran saya untuk membina keagamaan,” dalihnya.

Usai memberi sambutan, Uu bergegas keluar ruangan. Ia meninggalkan tamu yang sengaja datang jauh dari Jakarta. Sebagai tuan rumah, bupati mendelegasikan Sekda dan para pejabat dinas terkait untuk mendampingi Bambang.

Setelah dicek, agenda yang menurut bupati pertemuan alim ulama di Ponpes Sukahideng itu ternyata tidak ada. Yang ada adalah acara di SMK KH. A. Wahab Muhsin. Agendanya adalah pembukaan Workshop Implementasi Pendidikan Berbasis Agama di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya. Pesertanya guru Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar.

Tidak hanya sampai di sana. Uu kembali berulah. Bambang dan rombongan yang akan terbang ke Cipatujah untuk mengecek lokasi, tertahan di helipad belakang kantor Setda Kabupaten Tasikmalaya. Bupati ingin ikut. Rombongan yang sudah naik pesawat, terpaksa menunggu lama. Kapolres Tasikmalaya AKBP Susnadi, Danlanud Wiriadinata Letkol Pnb Herdy Arief Budianto, dan undangan lain yang akan melepas keberangkatan Bambang pun tampak tidak nyaman. initasik.com|ashani

Komentari

komentar