Ekbis

Usaha Ganti Kulit Jok Motor Untungnya Berlipat

initasik.com, ekbis | Imam Wahyudin sudah puluhan tahun menggeluti usaha servis jok motor. Sudah 22 tahun. Separuh dari usianya. Tak heran, ia begitu mahir mengganti jok motor konsumennya.

Selain mengganti kulit jok, pria berusia 42 tahun itu bisa mengganti busa jok motor, dan yang sedang trend di kalangan anak muda saat ini adalah penipisan busa jok untuk modifikasi ala thailand (thailook).

Ia menceritakan, awal mula ia membuka usaha jok ini berlokasi di Jalan Indihiang, Kota Tasikmalaya. Namun pada 1995, ia memutuskan untuk pindah lokasi ke Kabupaten Tasikmalaya, tepatnya di Jalan Mangunreja. Alasannya, di daerah kabupaten masih jarang yang membuka usaha servis jok motor.

Di Jalan Mangunreja inilah ia mencari rezeki sampai saat ini. Kios seluas sekitar 6×4 meter itu disulap menjadi bengkel servis jok, sekaligus kontrakan Imam beserta istri, Siti Mardiana, dan kedua anaknya.

“Dulu sempet ngontrak, cuman lima tahun ke belakang kios sempet keboboloan. Rugi sekitar Rp 4 jutaan. Saya jadi kapok kalau kios ditinggal pulang,” ujarnya.

Dalam sehari, Imam mampu mengganti kulit jok motor sebanyak 15 sampai 20 jok. Tarifnya relatif, mulai Rp 50 ribu sampai Rp 60 ribu. “Kalau kualitas sih sama saja, yang membedakan motif joknya saja. Harga segitu udah plus ongkos pasang. Terima beres,” imbuhnya.

Dahulu, biasanya imam menyetok bahan baku kulit jok dengan hitungan per meter. Namun dirasa kualitasnya kurang baik, ia lantas berganti produk yang lebih bagus dengan hitungan per potong.

“Kalau waktu ngambil stok kulit jok yang meteran harga jualnya murah cuman 35 ribu rupiah, tapi kualitasnya jelek. Paling bisa terpakai cuma tujuh bulan. Akhirnya saya ganti produknya dengan yang lebih bagus, cuma dihitungnya per lembar. Jatuhnya lebih mahal sedikit, tapi kualitasnya lebih oke,” tuturnya.

Pria asli Kediri ini biasa memasok bahan baku kulit joknya dari Bandung, Surabaya, dan Mojokerto. Biasanya ia dipasok selama satu bulan sekali, tergantung stok sisa yang ia miliki. Kata Imam, usaha kulit jok ini memiliki untung yang besar, pasalnya dengan modal 2 juta saja Imam bisa membeli 200 potong kulit jok.

“Untungnya berlipat, Mas. Kalau dihitung modal per potongnya cuma Rp 10 ribu. Saya jual Rp 50 ribu. Masangnya juga ngga terlalu ribet,” ungkapnya. [Eri]