Peristiwa

Uu Ruzhanul Ulum Sentil Pemerintahan Jokowi-JK

initasik.com, peristiwa | Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tasikmalaya telah dan akan memasuki masa pensiun. Pemerintah daerah kelimpungan. Jumlah penduduk semakin bertambah, para pelayan masyarakat terus berkurang.

Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, meminta Pemerintah Pusat segera melakukan pengangkatan para tenaga honorer untuk dijadikan ASN. “Jangan biarkan kami, saya cape mengayomi masyarakat yang semakin hari semakin banyak dengan aparatur yang semakin sedikit,” tuturnya usai melantik pejabat administrator Pemkab Tasikmalaya, di pendopo lama, Selasa, 3 Juli 2018.

Menurutnya, saat pertama jadi bupati, jumlah pegawai di Pemkab Tasikmalaya berkisar 18 ribu orang. Sekarang semakin berkurang seiring banyaknya yang pensiun, tak terkecuali di lingkup pendidikan. Banyak guru PNS yang pensiun, sehingga proses mengajar belajar dijalankan para tenaga honorer.

Untuk itu, Uu berharap agar pemerintah pusat segera melakukan pengangkatan PNS, karena keberadaan mereka sangat dibutuhkan, di tengah semakin kompleksnya keperluan masyarakat. Uu mengaku kewalahan akan kondisi tersebut.

“Memang, dengan sedikitnya ASN ada sisi positifnya, yaitu anggaran bisa semakin mengecil. Tetapi, buat apa anggaran mengecil kalau pelayanan kepada masyarakat tidak prima? Bukan berbicara tentang anggaran, tapi juga berbicara soal kualitas pelayanan kepada masyarakat. Semakin hebat pelayanan kepada masyarakat, maka masyarakat semakin merasakan keberadaan pemerintah,” bebernya.

Ia mengaku, pihaknya sudah mengajukan kebutuhan PNS sebanyak 7.000 orang. Pengajuan itu sudah dilakukannya sebanyak tiga kali, namun sampai sekarang belum ada respons positif. “Tolong datang ke daerah, saya sebagai kepala daerah merasa keteteran. Pembangunan infrastruktur memang bagus. Silakan bangun infrastruktur. Tetapi, PNSpun harus cepat diangkat,” tandasnya. [Eri]