Birokrasi

Wali Kota Tasik Bantah Soal Setoran Naik Jabatan

initasik.com, birokrasi | Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, membantah soal adanya setoran kepada dirinya dari para PNS yang ingin naik jabatan. Hal itu diutarakannya saat berbicara dalam acara pergantian pengurus Forum Komunikasi Lurah Kota Tasikmalaya, di City Hotel, Jumat, 6 Oktober 2017, malam.

Ia tak memungkiri, di tengah masyarakat banyak kabar miring seputar hal itu. Untuk jadi kepala sekolah saja, misalnya, harus bayar sekian juta kepada wali kota. Contoh lain yang sempat menghebohkan adalah setoran Rp 500 juta dalam proses lelang jabatan kepala dinas, beberapa waktu lalu.

“Kemarin ramai kalau dalam open bidding ada bayaran Rp 500 juta. Eta teh nu ngomongna lain sasaha, tapi balad urang keneh. Maenya PNS teh kitu. Pajarkeun bener. Saya tidak pernah meminta uang untuk kenaikan jabatan siapapun. Katanya untuk jadi kepala sekolah harus setor ke saya jutaan rupiah, tidak ada,” tutur Budi.

Untuk itu, ia meminta para lurah agar selalu memberikan informasi yang benar kepada masyarakat, dan jangan mengumbar “aurat” di dalam pemerintahan. Jika di birokrasi ada permasalahan, selesaikan dengan cara musyarawah.

“Sekarang, jabatan adalah betul-betul pengabdian. Bismillah. Syukuri kita masih bisa bekerja. Apa yang bisa kita lakukan, lakukan. Urusan rejeki mah nuturkeun. Kerja saja yang benar dan sesuai aturan. Jaga kebersamaan. Saya sendiri tidak ada apa-apanya kalau kita tidak bersama-sama,” paparnya. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?