Inspirasi

Wali Kota Tasik Berbagi Pengalaman Jadi Tukang Bakso Saat Kuliah

initasik.com, inspirasi | Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, berbagi pengalamannya berjualan bakso saat masih kuliah di Universitas Siliwangi. Itu dilakoninya selama dua tahun, sekitar 1985-an.

Di hadapan 2.755 mahasiswa baru yang mengikuti Orientasi Mahasiswa Baru Universitas Siliwangi (OMBUS) 2017, di Gedung Mandala Unsil, Selasa, 8 Agustus 2017, Budi mengaku bangga jadi alumnus Unsil. “Saya dulu kuliah di jurusan Ilmu Pendidikan,” ucapnya disambut tepuk tangan.

Selama kuliah, selain menimba ilmu, ia juga suka dagang. Salah satunya jualan bakso di depan pintu gerbang utama kampus. Setiap Subuh pergi ke pasar, beli daging. Buat bakso sendiri. “Pernah juga bisnis borderan, usaha sablon, sampai jualan buku. Belanja buku ke Bandung, lalu dijual ke teman-teman,” kisahnya.

Menurut Budi, mahasiswa jangan hanya bercita-cita jadi pekerja, tapi mesti memupuk mental dagang sedari sekarang. “IPK tinggi itu penting. Tapi jangan lupa, harus berkualitas juga. Harus penuh inovasi, memiliki kreativitas tinggi, dan siap bersaing dengan siapapun dari negara manapun,” tandasnya.

Di era pasar terbuka seperti sekarang, siapapun yang tidak memiliki keahlian mumpuni, pasti bakal tergilas. Salah satu modal agar bisa memenangi persaingan adalah teknologi. Kuasai teknologi.

“Persaingan hari ini luar biasa. Bukan lagi persaingan antardaerah atau provinsi, tapi sudah antarnegara. Persaingan di zaman saya masih mending. Tapi sekarang beda lagi. Lebih berat. Kalau ingin maju, kuasai teknologi. Kuasai IPTEK tanpa meninggalkan IMTAK,” tuturnya.

Ia menjelaskan, kendati Indonesia sudah merdeka hampir 72 tahun, namun belum sepenuhnya merasakan kemerdekaan. Kekayaan alam masih banyak yang dikuasai asing. Soal daya saing, Indonesia kalah oleh Singapura, Malaysia, dan Thailand.

“Padahal, kita merupakan negara terbesar dibanding negara lain di Asean. Jumlah penduduknya terbanyak. Kuantitas memang unggul, tapi kualitas? Ke mana bangsa kita, sehingga bisa kalah oleh negara lain? Untuk itulah perlunya SDM berkualitas. Penguasaan teknologi itu sangat penting,” tandasnya. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?