Peristiwa

Wali Kota Tasik Bernostalgia Suasana Ramadan Waktu Dulu

initasik.com, peristiwa | Kemajuan teknologi yang begitu pesat berdampak pada kebiasaan masyarakat. Hal itu dirasakan oleh Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman. Dalam satu kesempatan, Budi bercerita beda Ramadan dulu dengan sekarang.

Menurutnya, saat ia remaja, Ramadan penuh dengan sukacita, baik saat ngabuburit, tarawih, tadarusan, atau kuliah subuh. “Yang paling saya rindukan adalah ngabuburitnya, termasuk kuliah subuh, tadarusan, sampai salat tarawih,” kata Budi.

Lain dulu lain sekarang. Budi menjelaskan, dulu, saat ngabuburit tiba, masyarakat tumplek di Alun-alun Kota Tasikmalaya. Iapun tak ingin ketinggalan. Bedanya, kata Budi, dahulu masyarakat pergi dengan berjalan kaki. “Ayeuna oge ngabuburit aya keneh, tapi beak ku macet,” imbuhnya.

Begitupula dengan salat tarawih. Keadaannya berbeda. Saat ini, anak remaja lebih banyak berdiam di luar ketimbang di dalam mesjid. Mereka lebih menyukai nongkrong bersama teman daripada ikut salat tarawih.

Jadi, harita mah bangor teh bangor budak. Enya oge mun taraweh sok paered-ered bari heureuy, tapi masjid pinuh. Beda jeung ayeuna. Saya merasa prihatin akan hal itu. Sekarang mah banyak suasana yang hilang,” bebernya. [Eri]

Komentari

komentar