Peristiwa

Wali Kota Tasik Kerepotan dengan Datangnya Ojek Daring


initasik.com, peristiwa | Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, mengaku kerepotan dengan hadirnya angkutan dalam jaringan (daring) alias online, terutama untuk kendaraan roda dua. Menurutnya, tidak ada aturan yang membolehkan motor dipakai menarik angkutan orang, sementara sekarang ojek daring sudah meruyak.

“Artinya ada kekosongan hukum di sini. Nah, di sinilah kita harus mengkaji. Banyak produk hukum di pemerintah yang kadang kala tumpah tindih,” ujarnya saat menghadiri wisuda di Sekolah Tinggi Hukum Galunggung, Sabtu, 24 Februari 2018.

Untuk mengatasi persoalan di masyarakat, pemerintah memerlukan para ahli dan pakar hukum yang memeriksa dan menganalisa, sehingga bisa tahu mana produk-produk hukum yang memang sudah tidak patut dan tidak pantas.

Salah satu hal yang sudah dikaji ulang dan dianalisa, Budi mencontohkan, pihaknya saat ini sudah mencabut peraturan daerah yang mengatur tentang izin gangguan dan fatwa lokasi. “Cukup dengan izin lingkungan. Kita butuh iklim investasi di kota ini,” tandasnya.

Terkait hal lain, Budi mengatakan, ia tak ingin terjebak dan salah dalam mengambil kebijakan, lantaran ada kesalahan saat pengkajian hukum. Untuk itu diperlukan insan-insan intelek yang menguasai hukum. Ia menyarankan, para wisudawan melanjutkan kembali pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Kalau dari hukum, saya sarankan untuk tetap mengambil hukum lagi. Selamat kepada para wisudawan. Mulai hari ini akan terjun ke masyarakat. Sekaranglah saatnya kita diuji kompetensi diri. Buktikan kualitas kita,” paparnya. [Eri]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?