Birokrasi

Wali Kota Tasik Mengaku Belum Puas

initasik.com, birokrasi | Lima tahun menjabat wali Kota Tasikmalaya, 2012 s.d. 2017, Budi Budiman mengaku belum puas dengan hasil pembangunan dan kinerja yang ditorehkannya. Untuk itu, di periode keduanya bersama M. Yusuf, ia akan menuntaskan berbagai pekerjaan rumah yang tertunda.

“Saya merasa hari ini belum puas. Masih banyak pekerjaan rumah, seperti kemacetan, sampah, kemiskinan, kenakalan remaja, vandalisme dan lain-lain. Masalah memang akan selalu ada. Kita berupaya semaksimal mungkin, walaupun ada keterbatasan anggaran,” ujar Budi, usai apel peringatan Hari Jadi ke-16 Kota Tasikmalaya, di halaman bale kota, Selasa, 17 Oktober 2017.

Ia menyebutkan, selama lima tahun ke belakang, banyak pekerjaan yang telah diselesaikan, seperti penyelesaian aset, penegerian Unsil, komersialiasi bandara, pembukaan jalan Mangin, pembangunan stadion, termasuk gedung khusus kelas 3 di RSUD dr. Soekardjo.

“Hari ini pertumbuhan ekomoni juga sangat tinggi. Hampir tujuh persen. Itu harus kita jaga. Ini hasil kerja keras semua pihak. Inflasi di 2016 sebesar 2,75. Terendah sepanjang keberadaan Kota Tasikmalaya. Itu juga harus kita jaga,” tuturnya.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk mensyukuri hasil pembangunan dan merawatnya dengan baik. Menurutnya, sangat diperlukan partisipasi aktif masyarakat, karena itu merupakan kunci keberhasilan dalam membangun.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua, termasuk kepada rekan-rekan media. Saya berharap media tetap on the track. Masyarakat harus mendapatkan berita yang benar. Kalau memang beritanya begitu, sampaikan,” tandasnya. Di ujung wawancara, Budi memprotes initasik.com yang menayangkan video dirinya dan beberapa lurah sedang bernyanyi di sebuah hotel. [Jay]