Peristiwa

Warga Keluhkan Lambatnya Membuat Dokumen Kependudukan

Kota Tasik | Pelayanan administrasi kependudukan di Kecamatan Bungursari belakangan ini lelet. Kondisi itu membuat masyarakat tidak bisa mendapatkan kelengkapan kependudukan secara cepat. Membuat kartu keluarga (KK) sampai berbulan-bulan.
Salah seorang warga Bungursari yang keberatan ditulis namanya mengeluhkan hal itu. Ia mengaku kartu keluarganya hilang, dan sudah mengajukan yang baru, tapi sampai sekarang belum jadi juga. Padahal sudah diajukan sejak beberapa bulan yang lalu. “Kirang langkung tujuh bulan,” katanya.

Ketua RT 01 RW 08 Kelurahan Bungursari, J. Hendriansyah, mengiyakan jika di lingkungannya ada warga yang data kependudukannya masih belum lengkap. “Itu menyulitkan kami kalau ada bantuan dari pemerintah untuk warga,” sesalnya.

Terpisah, Camat Bungursari, Abu Mansyur mengakui bahwa layanan kependudukan online di wilayahnya sedang terganggu, sejak dua bulan ini. Ia berpesan agar warga yang administrasi kependudukannya macet, segera melapor ke kecamatan. “Kita terbuka. Kalau pelayanan tidak memuaskan, baik di kecamatan atau di kelurahan, kita pasti perbaiki,” tandasnya.

Pesan senada disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tasikmalaya, Imih M Munir. “Kalau ada masyarakat yang complain, kita punya medsos, makanya langsung ditanggapi. Langsung menghadap ke ruangan saya juga silakan,” ujarnya.

Selain itu, jelas Imih, pihaknya juga menyediakan layanan keliling seminggu empat kali, sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya saat jaringan internet sulit diakses. Ia meminta pihak kecamatan dan kelurahan jangan mempersulit warga dalam mengurus administrasi kependudukan.

“Jangan mempersulit orang, sebab data kependudukan itu gerbang kesejahteraan masyarakat. Kalau berobat, sekolah, buka rekening atau hal penting lainnya kan butuh KTP dan KK,” imbuh Imih. initasik.com|ysf

Foto: Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tasikmalaya, Imih M Munir

Komentari

komentar