Peristiwa

Warga Keluhkan Sampah Asia Plaza

Kota Tasik | Akhir-akhir ini bau tidak sedap menyeruak ke ruang kelas Sekolah Tinggi Hukum Galunggung (STHG) Tasikmalaya. Mahasiswa mengeluh. Kesal. Setiap perkuliahan dimulai, jendela harus ditutup rapat-rapat. Usut punya usut, ternyata bau itu berasal dari tempat pembuangan sampah di belakang Asia Plaza.

“Baunya sangat menyengat, sehingga menggangu proses perkuliahan,” ujar Oki Prayoga, ketua Lembaga Pers Mahasiswa Ngaca STHG, beberapa waktu lalu. “Sangat miris. Di sana kan tempat perbelanjaan yang mewah, tapi tempat pengelolaan sampahnya sangat jelek.”

Ajum, warga setempat, Ajum, mengungkapkan, sampah-sampah itu akan lebih mengganggu kalau datang musim hujan. “Bau pisan. Komo ayeuna tereh datang musim hujan, pasti bau pisan. Mun datang usum hujan mah, kos bareto pasti jebol solokan. Cing atuh sing rada alus ngelola sampah teh, maenya toko sabadag kitu teu bisa,” sesalnya.

Terpisah, Roni, bagian Oprasional Building Asia Plaza, menerangkan, pihaknya langsung membereskan tempat sampah yang menurut mahasiswa menimbulkan bau tak sedap. “Ada dua lokasi sampah, setiap harinya pasti dibawa oleh Dinas Cipta Karya. Nah terkait selokan sudah kami bersihkan. Saya menduga, yang bau itu dari pakan lele, makanya sudah kami bereskan juga,” tuturnya.

Terkait sampah yang berserakan, pihaknya menampik itu. Kemungkinan besar ulah pemulung sampah yang mengacak-acak karena potensi sampah yang dihasilkan asia plaza ada keuntungan. “Jadi kalau berserakan itu bukan kami, tapi pemulung, Kami tidak mungkin membuang sampah seperti itu,” ucapnya. initasik.com|millah

Komentari

komentar