Peristiwa

Warga Kupaamis Masih Pilih Naik Perahu

Kabupaten Tasik | Ada dua pilihan bagi warga Kp. Kupaamis, Desa Margaluyu, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya, untuk bisa menginjakkan kaki di Kecamatan Cikalong. Pertama, menggunakan jalan utama. Kedua, naik perahu.

Pilihan pertama, risikonya jauh. Warga harus memutar arah. Jaraknya pun puluhan kilometer. Perlu bekal uang yang cukup banyak. Apalagi jika berangkatnya rombongan. Tak heran, warga di kampung ujung Pancatengah itu lebih memilih alternatif kedua.

Ade Endang, warga setempat, menegaskan, masyarakat Kupaamis sejak dulu lebih memilih naik perahu ketimbang menggunakan jalan aspal. Selain murah, jarak tempuhnya pun lebih cepat.

“Ongkosnya kadang Rp 5.000, kadang Rp 10.000. Tergantung yang ngasih. Saya tidak narif. Tapi biasanya rata-rata Rp 5.000 per orang,” jawab Usup Supandi (24), pemilik perahu, saat berbincang dengan initasik.com, Rabu (30/7).

Menurutnya, untuk sampai ke Cikalong, tepatnya di jembatan ponton, diperlukan waktu lebih kurang 30 menit. Dibanding menggunakan jalan utama, itu jauh lebih irit. “Tapi sekarang penghasilan dari narik orang ini tidak seperti dulu. Sekarang sepi. Banyak warga yang sudah punya motor, dan sedang dibangun jembatan penghubung yang belum jadi-jadi,” tutur Usup.

Dulu, sambungnya, kalau musim liburan seperti lebaran, ia bisa mengantongi uang Rp 800 ribu per hari. Tapi sekarang, untuk dapat Rp 100 ribu juga lumayan susah. “Kalau sedang sepi penumpang, biasanya saya narik kelapa,” tambahnya. initasik.com | ashani

Komentari

komentar