Edukasi

Warung Kejujuran di SDN 2 Sukapura, Ambil dan Bayar Sendiri

initasik.com, edukasi | Untuk melatih kejujuran dan kemandirian para siswa, SDN 2 Sukapura, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, mendirikan warung kejujuran. Lantaran tidak ada penjaga warung, siapapun dipersilakan mengambil barang dan membayarnya sendiri.

Para siswa dapat mengambil makanan, minuman, dan peralatan tulis yang dibutuhkan. Tentu saja harus bayar. Harganya sudah ditentukan oleh guru, kemudian mencatatnya di buku yang disediakan.

Warung ini terletak di ruang guru. Ada kulkas satu pintu yang di dalamnya terdapat makanan dan minuman ringan. Di sampingnya ada sebuah etalase kecil. Tersedia pulpen, pensil, buku, dan keperluan sekolah yang lainnya. Di atasnya ada sebuah kaleng penyimpanan uang. Itu untuk menyimpan dan mengambil uang kembalian.

Warung kejujuran itu sudah dirintis sejak 2016. Hasilnya menggembirakan. Para siswa yang berbelanja senantiasa menunjukkan kejujuran saat membayar jajanan dan berbagai keperluan sekolah yang mereka butuhkan.

“Selain untuk melatih kejujuran dan kemandirian, warung ini kami buat agar para siswa tidak jajan sembarangan atau keluar sekolah,” tutur Kepala SDN 2 Sukapura, Heryani S.Pd.

Dikatakannya program tersebut masih dalam pantauan para guru. Pihaknya akan mengecek penghasilan dan persediaan makanan atau minuman yang dibeli untuk menyesuaikan jumlah barang yang habis sama dengan pemasukan yang didapat. Jika jumlah pemasukan tidak sesuai dengan jumlah barang, kemungkinan ada siswa yang belum atau lupa membayar.

Ia menegaskan, melatih siswa bersikap jujur memang perlu waktu dan proses panjang, dan itu harus dilakukan sejak dini. “Pada dasarnya semua anak baik. Latar belakang dan lingkungan yang memengaruhi anak menjadi tidak baik. Tugas kita meluruskannya,” tandasnya. [Agus]

Komentari

komentar