Jay | initasik.com
Peristiwa

Waspadai Lawan tak Kasatmata di Era Digital

initasik.com, peristiwa | Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, mengajak masyarakat untuk mewaspadai serangan lawan-lawan tak kasatmata di era digital. Mereka tidak terlihat, tapi dampaknya sangat terasa dan membahayakan.

“Satu hal yang paling penting, kita harus selalu berpihak pada kepentingan bangsa di tengah gempuran lawan-lawan yang bisa jadi semakin tak kasatmata,” ujar Rudiantara melalui sambutannya yang dibacakan Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, dalam upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-109, di halaman Bale Kota, Senin, 22 Mei 2017.

Menurutnya, digitalisasi tidak bisa dihindari. Bahkan, ke depannya bakal ada kejutan-kejutan di luar dugaan. Ada tata dalam berhimpun dan berkreasi. “Namun, di baliknya juga ada sesuatu yang mengancam ikatan kita dalam berbangsa,” ucapnya.

Apapun yang terjadi, orientasi untuk terus mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan sosial mesti jadi tujuan utama. “Semoga kita semua bisa  meniti perubahan ombak digital dengan selamat dan berbuah manis bagi orientasi pelayanan kepada masyarakat,” harapnya.

Ia menuturkan, di bidang kominfo pemerintah punya program palapa ring. Itu proyek pembangunan jaringan tulang punggung serat optik nasional untuk menghubungkan seluruh wilayah Indonesia, sehingga keberadaan internet berkecepatan tinggi dapat dinikmati secara luas.

Salah satu berkah digitalisasi itu di antaranya pemangkasan waktu perizinan. Dipangkas enam kali lebih cepat dari semula. Perizinan di sektor listik, misalnya, dari 923 hari menadj 256 hari. Perizinan pertanian dari 751 hari menjad 172 hari. Perizinan perindustrian dari 672 hari menjadi 152 hari. Perizinan kawasan parawisata dari 661 hari menjadi 188 hari. “Pemangkasan waktu perizinan itu dapat dilakukan berkat teknologi digital,” tandasnya. [Jay]