Jay | initasik.com
Peristiwa

Wilayah Kabupaten Tasik Lebih Luas, Jumlah Dokter Terpusat di Kota Tasik

initasik.com, peristiwa | Dibanding Kota Tasikmalaya, wilayah Kabupaten Tasikmalaya jauh lebih luas. Di kota hanya ada sepuluh kecamatan, sedangkan di kabupaten sampai 39 kecamatan. Jumlah penduduknya pun hampir dua kali lipat lebih banyak. Namun, jumlah dokter justru terpusat di Kota Tasikmalaya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tasikmalaya, dr. Polar Silumi, menyebutkan, total anggota IDI Tasikmalaya ada 524 dokter. Sebagian besar tinggal di kota. Jumlahnya 359 orang. Sisanya di kabupaten; 165 dokter.

Begitupun dengan dokter spesialis. Jumlahnya ada 88 orang. Mereka lebih banyak praktik di Kota Tasikmalaya. “Salah satu program kita nanti adalah bagaimana distribusi dokter bisa merata. Selama ini terlalu fokus di kota,” ujar Polar sebelum mengikuti pelantikan pengurus IDI Cabang Tasikmalaya, di Hotel City, Ahad, 7 Mei 2017.

Ia membenarkan, rumah sakit di Kota Tasikmalaya diproyeksikan menjadi rujukan di Priangan Timur. Namun, itu bukan berarti menapikan pemerataan dokter. Bila menghitung jumlah desa, di Kabupaten Tasikmalaya ada 351 desa. Sedangkan jumlah dokternya 165 orang. Itu berarti kekurangannya lebih dari setengahnya.

Polar menegaskan, pihaknya ingin menambah tenaga dokter di Kabupaten Tasikmalaya. Masyarakatnya yang tersebar luas tidak ditunjang dengan keberadaan dokter dan sarana-prasarana memadai.

“Rumah sakit di Kabupaten Tasikmalaya hanya satu di Singaparna. Bagaimana dengan mereka yang tinggal di Karangnunggal, Ciawi, Manonjaya dan daerah lainnya? Kekurangan dokter di kabupaten itu masih bisa ditutupi oleh dokter dari kota yang dipinjamkan. Ke depan kita ingin memeratakan itu,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua IDI Jawa Barat, dr. Eka Mulyana, membenarkan belum meratanya penempatan dokter. Malah, itu bukan hanya terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, tapi daerah-daerah pesisir selatan Jawa Barat.

Dari 21.358 anggota IDI, kebanyakannya bertugas di wilayah Utara. “Jumlah dokter di Jawa Barat itu 25 persen jumlah dokter di Indonesia. Artinya, sebagian besar dokter ada di Jawa Barat, dan sebagian besarnya ada di wilayah Utara Jawa Barat. Di wilayah selatan masih sedikit,” paparnya. [Jay]

Komentari

komentar